Disable Preloader

Berita

21 April 2021

Perkuat Kolaborasi Bidang Riset dan Pendidikan, LIPI dan Swinburne University of Technology Adakan Workshop Bersama

Jakarta, Humas LIPI. Penciptaan ekosistem riset yang kondusif dalam rangka mendukung visi Indonesia Maju yang dicanangkan Presiden Joko Widodo terus dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) salah satunya melalui program by research. “LIPI merupakan pioner program by research degree sejak tahun 2017 dan secara resmi didanai Pemerintah melalui Bappenas pada tahun 2018.  By Research LIPI tidak terbatas untuk sivitas LIPI saja, namun terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia yang melakukan aktifitas riset,” ujar Laksana Tri Handoko, Kepala LIPI dalam pembukaan Joint Workshop LIPI dan Swinburne University of Technology melalui Media Zoom Meeting (21/4).

Selain program by research degree, terdapat skema Fellowship LIPI yang dapat dimanfaatkan untuk umum dengan menghubungi grup riset LIPI meliputi post-doctoral, pendampingan riset, serta kunjungan peneliti. “Swinburne University of Technology menyambut baik program by research yang ditawarkan LIPI. Kami akan mendukung dan berkontribusi untuk kolaborasi riset di Indonesia,” imbuh Alan Kin-tak Lau , Pro Vice Chancellor International and Digital Research, Swinburne University of Technology (SUT).

Peneliti Utama Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik LIPI, Estiko Rijanto menyampaikan bahwa Pemerintah menunjuk LIPI sebagai koordinator riset pengembangan baterai dan kendaraan listrik nasional. Saat ini Indonesia sedang fokus dalam pengembangan. “LIPI telah memiliki protitipe kendaraan listrik dengan sistem manual sejak tahun 2012. Pada 2021-2024 direncanakan LIPI menciptakan kendaraan dengan sistem kontrol otonom yang salah satunya dapat digunakan di Kebun Raya LIPI,” ungkapnya.

Turut berbagi, Baohua Jia, Centre for Translational Atomaterials SUT, mengatakan beberapa riset automaterial yang tengah dilakukan Swinburne di antaranya nanophotonic solar energy, perangkat penyimpanan energi yang fleksibel, chip komunikasi optikal, filter molekular dan sensor.

“Pengalaman studi di Swinburne University of Technology memberikan saya kesempatan untuk melakukan riset dan publikasi secara mandiri serta dapat menjalin kolaborasi bersama dengan baik,” ujar Dr. Edi Kurniawan,Pusat Penelitian Fisika LIPI yang merupakan alumni Pd.D Swinburne University of Technology dalam sesi “Alumni Sharing”.

Selain saling berbagi pengalaman riset dan studi di SUT, dalam workshop ini turut memberi kesempatan bagi kandidat by research yang ingin berkonsultasi dengan supervisor tentang topik penelitian, panduan proses aplikasi bagi kandidat by research yang telah memiliki supervisor dan topik penelitian, serta ruangan untuk membahas potensi kolaborasi antara LIPI dan SUT dalam beberapa bidang diantaranya kendaraan otonom, energi, sensor, material fungsional hingga material maju.

Terbuka untuk umum, Joint Workshop LIPI dan Swinburne University of Technology yang dipandu oleh Akbar Rhamdhani, Director of the Transport Innovation Centre sekaligus Director of Fluid and Process Dynamics (FPD) Group Swinburne turut menghadirkan pembicara dari LIPI dan Swinburne University of Technology di antaranya: Estiko Rijanto dan Edy Riyanto (Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik LIPI), M. Ikhlasul Amal (Pusat Penelitian Metalurgi dan Material LIPI), Bernadetta Rina Hastilestari (Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI), Steven Langford (Associate Dean Research and Development, SUT), Baohua Jia (Centre for Translational Atomaterials, SUT), dan Hussein Dia (Chair of the Department of Civil and Construction Engineering, SUT). (mra)