Disable Preloader

Berita

04 November 2021

Perspektif Geomagnetik untuk Prediksi Gempa

Serpong - Pusat Riset Fisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengadakan webinar dengan topik Recent Short -Term Earthquakes Forecast, Geomagnetic Perspectives pada Rabu (3/11). Di awal webinar, Dr. Rike Yudianti selaku Kepala Pusat Riset Fisika dari Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Teknik (OR IPT), menyambut baik diadakan kegiatan webinar ini, karena berdampak positif dan dapat mensosialisasikan ilmu tentang perkiraan tentang  gempa bumi dari perspektif ilmu geomagnetik.

Sebagai pembicara pertama adalah Dr. Peng Han dari Department of Earth and Space Science Southern University of Science and Technology, China. Judul paparan yaitu Geomagnetic Perspective: Worldwide Case Studies. Beliau menyampaikan paparan tentang hasil penelitian perkiraan tentang gempa dengan menggunakan data geomagnetik. Uraian presentasi yang disampaikan adalah  hasil riset berdasarkan data sepuluh tahun pada kasus gempa yang terjadi di Jepang.

Pembicara kedua yaitu Dr. Febty Febriani dari kelompok penelitian fisika sistem kompleks - Pusat Riset Fisika – BRIN.  Febty Febriani memaparkan presentasi dengan judul Geomagnetic Perspective: Indonesia Case Studies. Paparannya menguraikan tentang riset perkiraan gempa dengan menggunakan data geomagnetik. Dirinya tertarik melakukan riset tentang kegempaan, karena Indonesia adalah negara yang rawan gempa. Data riset diperoleh dari hasil kerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sejak tahun 2019 sampai sekarang.

Data geomagnetik yang direkam di stasiun geomagnetik milik BMKG kemudian diolah Febty dengan menggunakan metode spectra density ratio. Metode tersebut berupa grafik yang memperlihatkan adanya penurunan atau kenaikan spectra density ratio. Perkiraan tentang gempa akan tampak jika ada kenaikan nilai data geomagnetik, sekitar dua minggu hingga satu bulan sebelum terjadi gempa.

Pembicara ketiga sebagai pamungkas yaitu Dr. Suaidi Ahadi peneliti dari BMKG. Judul paparannya yaitu Short-term Earthquake Forecast Policy in Indonesia. Dalam presentasinya, Suaidi mengungkapkan tentang riset perkiraan tentang gempa di Indonesia, yang dilakukan di BMKG. (mfn/ ed. adl)