Disable Preloader

Berita

02 September 2021

Puslit Fisika dan CSEAS-Kyoto University Kolaborasi Penelitian Teknologi Monitor Lahan Gambut

Serpong, Humas BRIN. Pusat Penelitian Fisika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)/ Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dan Center for Southeast Asian Studies (CSESAS) Kyoto University (KU) Jepang, menandatangani Agreement terkait Research Collaboration for Surveillance Technology Smoke Haze Dispersion and Sea-Land Breeze Circulation over Peatland Area in Sumatera secara virtual pada Kamis, (2/9).

Tujuan dari perjanjian kerja sama ini adalah untuk menjalin kolaboarasi antara Indonesia dan Jepang dalam pengembangan riset regional untuk memonitor lahan gambut di Sumatera, khususnya penyebaran kabut asap dan sirkulasi angin darat-laut.

Kerja sama yang berdurasi lima tahun ini memiliki ruang lingkup riset bersama dan investigasi atmosfer dinamik dari lahan gambut, pengembangan metodologi dan algoritma dari pemantauan radar dari asap kebakaran hutan, pertukaran material, pertukaran peneliti dan staf, publikasi bersama, capacity building, simposium bersama, workshop, dan pertemuan ilmiah.

Direktur CSEAS-KU, yang diwakili oleh Osamu Kozan menyatakan bahwa kerja sama ini sudah terjalin cukup lama di mulai tahun 2000-an, melalui mitra BPPT. Kemudian akan diperluas ke LIPI karena salah satu partner kolaboratornya, Albert Sulaiman, pindah dari BPPT ke LIPI.

Sebagai koordinator kegiatan, Albert berharap kerja sama ini dapat menjangkau lebih banyak peneliti yang terlibat. Sejalan dengan transisi LIPI ke dalam BRIN. “Semoga akan terjalin kerja sama yang lebih luas dengan peneliti LIPI/BRIN lain ke depannya,” ujar peneliti utama terkait penelitian lahan gambut di Asia Tenggara.

Kepala Pusat Penelitian Fisika LIPI, Rike Yudianti menyambut baik kerja sama ini antara P2 Fisika dan Universitas Kyoto. “Saya berharap kedepan semakin luas kerja sama yang akan terjalin antara P2F Fiska dan Universitas Kyoto,” ucap Rike. (hrd, adl)